Google

Sunday, March 16, 2008

Kemarau DiHati


Price: RM19.90


Perlu diapakan pada sebuah suratan? Kesal. Sesiapa pun akan menyesali andai inilah takdir yang harus diterima. Milik kita hanyalah pertemuan... milik kita hanyalah impian... milik kita yang abadi adalah perpisahan. Memang ini ujian. Memang ini ketetapan. Menerima atau menolak... kita tidak diberi pilihan. Suami... yang terakhir ini... kasih sayang kian terasa dekatnya. Sentuhan... kian terasa hangatnya. Belaian... kian terasa betapa aku belum puas merasa nikmat kehidupan. Suami... yang aku tinggalkan ialah warisan yang tidak sempat aku corakkan warnanya... keturunan yang tidak sempat kuasah bakatnya dan seorang suami yang kasih sayangnya umpama mata air yang tidak pernah kering alirannya....

No comments: